Syair kidung karang kenek ciptaannya bernuansa membawa pesan moral. Almarhum selalu mengumandangkan meresapi yang menyentuh siapapun yang mendengarkannya.
Menurut warga desa Olean, dalam lirik kidung itu almarhum kerap mengagung kan sang pembabat hutan desa yakni Pangeran Tunggul Angin dan Kyai Sudarsono.
Dalam proses pemakaman almarhumah dihadiri oleh segenap warga desa serta Kepala Desa Olean, Ansori . Dalam proses pemakamnnya , kepala desa Ansori men-sholat-kan sosok penembang legendaris di desa tersebut.
Selamat jalan Mbah Nasuh. Semoga Mbah Nasuh diterima di sisi Allah SWT. ( Edo memo)












