Memo, Kediri.
TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Pojok, pada 31/07/25 kini sudah persiapan Lomba Adipura yang kini dipersiapkan oleh menyiapkan kerajinan yang diajarkan langsung oleh Lastri yang merupakan seorang guru daur ulang dan guru keterampilan di beberapa tempat seperti sekolah, komunitas, maupun sebagai pemilah di bank sampah induk kota kediri.
” Kebetulan saya yang ngajar di desa saya, Saya sebagai bendahara, guru kerajinan dan pemilah sampah. saat ini kita fokus untuk menyiapkan untuk Lomba Adipura karena setiap lomba tersebut kita mewakili Kota Kota Kediri” tegas Lastri.
Menyiapkan dengan segala usaha dari mengkordinir masyarakat hingga mampu bersaing karya di ajang Lomba Adipura, Lastri merupakan seorang perempuan yang tangguh berasal dari kalimantan yang kini menetap di bagian kota Kediri.
“Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, salah satunya kami tidak dibayar dan kami sebagai relawan yang tidak memiliki gaji” Ujar Lastri. Keteguhannya sebagai seorang relawan ternyata tidak ada gaji dari pemerintah, mereka bertahan hidup dari hasil kerajinan yang di jual ke berbagai daerah dan relawan tersebut juga terkadang sampah di hari ini sangat turun drastis dari sebelum bulan ramadhan hingga hari ini.












