Example floating
Example floating
Tekno Digi

Sentimen Netizen Terhadap Cak Imin dan Gibran Rakabuming Raka

Alfi Fida
×

Sentimen Netizen Terhadap Cak Imin dan Gibran Rakabuming Raka

Sebarkan artikel ini
Sentimen Netizen Terhadap Cak Imin dan Gibran Rakabuming Raka
Sentimen Netizen Terhadap Cak Imin dan Gibran Rakabuming Raka

“Hasil ini menunjukkan adanya ketidakpuasan atau masalah yang sedang dihadapi oleh Gibran Rakabuming di media sosial selama periode tertentu.”

Kisah Kontroversi di Dunia Media Sosial Pascadebat Calon Wakil Presiden

Beberapa isu yang dibahas oleh netizen terkait Gibran mencakup kritik karena melanggar aturan debat dengan meninggalkan podium, dianggap kurang beradab dan konyol selama debat, kemampuannya berbicara tanpa skrip, dan kritik terkait ejekan terhadap Mahfud serta pembawaan Tom Lembong dalam percakapan.

Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Maaf, Netizen Tanggapi dengan Sindiran Pedas!

Di sisi lain, sentimen positif mendominasi percakapan mengenai Cak Imin, mencapai 80 persen. Hanya 6 persen dari percakapan tersebut dianggap memiliki sentimen negatif, sementara 14 persen dinilai netral.

Percakapan positif mengenai Cak Imin mencakup performa debat yang kuat, kematangan dalam menghindari jebakan, penggunaan humor yang tepat, dan performa yang lebih baik dibandingkan debat sebelumnya.

Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik

Adapun, 79 persen dari percakapan mengenai Mahfud MD di Twitter X dianggap sebagai percakapan positif, dengan 12 persen bersifat negatif.

Topik yang banyak dibicarakan oleh netizen terkait Mahfud antara lain adalah kritik terhadap sikap tidak hormat Gibran terhadap Mahfud, percakapan seputar pertanyaan receh, dan penilaian terhadap konsistensi dan ketegasannya.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Sentimen Netizen Terhadap Cak Imin, Gibran, dan Mahfud MD: Peta Kontroversi di Dunia Media Sosial

Sementara itu, Mahfud MD mendapat perhatian yang lebih rendah dalam percakapan netizen, hanya menyumbang 20 persen dari total volume. Meskipun mayoritas sentimen positif, isu-isu seperti ketidakhormatan Gibran terhadap Mahfud dan pertanyaan receh menjadi sorotan.

Dengan demikian, dinamika media sosial menjadi cermin pentingnya manajemen citra dalam perjalanan politik, di mana tidak hanya kinerja, tetapi juga kesan di dunia maya dapat memengaruhi opini masyarakat.