Example floating
Example floating
Peristiwa

Santrinya Dianiaya Pegawai Rutan, Pimpinan Ponpes Minta Warga Menahan Diri

A. Daroini
×

Santrinya Dianiaya Pegawai Rutan, Pimpinan Ponpes Minta Warga Menahan Diri

Sebarkan artikel ini
Santrinya Dianiaya Pegawai Rutan, Pimpinan Ponpes Minta Warga Menahan Diri

Santrinya dianiaya pegawai rutan , Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Musthafawiyah, Musthafa Bakri Nasution, mengimbau masyarakat dan keluarga besar pondok pesantren menahan diri.

Imbauan ini disampaikan terkait adanya aksi ratusan warga dan santri ke Mapolsek Natal dan Rutan Natal, pasca insiden penganiayaan oleh seorang oknum pegawai Rutan Natal berinisial DG terhadap seorang santri ponpes Musthafawiyah berinisial SR.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Aksi penganiayaan disertai pengancaman itu sempat menjadi perbincangan (viral) warganet setelah diunggah ke sejumlah media sosial.

“Saya selaku mudir Pesantren Musthafawiyah mengajak seluruh guru dan santriwan/santriwati keluarga besar Musthafawiyah, tetap tenang jangan terpancing terkait santri kita yang ada di Natal yang baru-baru ini kita dapat kabar dianiaya oleh oknum sipir penjara. Biarkan permaslahan ini aparat hukum yang menanganinya, ” imbau Musthafa, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Musthafa mengatakan, masyarakat dan terutama keluarga besar Pondok Pesantren Musthafawiyah dilarang menunjukan arogansi. Apalagi memberikan komentar-komentar yang bersifat pemicu keributan.