Example floating
Example floating
Home

Sandiaga Uno Menyoroti Kontroversi Video Ahok, Pesan Bijak dalam Pemilu

Alfi Fida
×

Sandiaga Uno Menyoroti Kontroversi Video Ahok, Pesan Bijak dalam Pemilu

Sebarkan artikel ini
Sandiaga Uno Menyoroti Kontroversi Video Ahok, Pesan Bijak dalam Pemilu
Sandiaga Uno Menyoroti Kontroversi Video Ahok, Pesan Bijak dalam Pemilu

Sandiaga menyatakan bahwa Jokowi adalah seorang senior yang pernah memimpin DKI Jakarta bersama-sama. Oleh karena itu, penting untuk memperlihatkan sisi positif dari kepemimpinannya. Sandiaga menjelaskan makna dari pepatah Jawa tersebut.

Ia menegaskan bahwa selama masa kampanye, setiap pihak sebaiknya tidak saling menjatuhkan satu sama lain, melainkan menonjolkan kebaikan dari pasangan calon yang didukungnya.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Sandiaga menekankan pentingnya berbijak dalam berkampanye, dengan mengedepankan kebaikan dari Ganjar-Mahfud.

“Mikul dhuwur mendhem jero, itu yang harus kita kedepankan saat-saat kampanye seperti ini. Jangan kita malah saling menjatuhkan satu sama lain, tapi kita harus coba tampilkan yang terbaik dari pada yang kita dukung,” kata Sandiaga.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

“Pak Ganjar dan Pak Mahfud sangat dekat dengan rakyat, mampu menciptakan lapangan kerja, menjaga harga-harga sembako agar terjangkau, serta mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Itu yang harus kita tonjolkan,” tambahnya.

Sandiaga Uno Membahas Kontroversi Video Ahok: Mengedepankan Kebaikan dalam Kampanye

Sandiaga Uno, sebagai tokoh yang berpengaruh dalam tim pemenangan pasangan Ganjar-Mahfud, menegaskan bahwa dalam menghadapi kontroversi seperti yang melibatkan Ahok, penting untuk menjaga sikap yang bijak.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Menurutnya, masa kampanye adalah saat yang tepat untuk menonjolkan kebaikan dari pasangan calon yang didukung, seperti Ganjar-Mahfud, daripada saling menjatuhkan satu sama lain. Dengan demikian, fokus pada kebaikan dan kerja sama antar pihak diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat dalam perjalanan menuju Pemilihan Presiden 2024.