Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

Sambut Muktamar X, PPP Kota Blitar Godok Usulan Perubahan AD/ART dan Figur Ketua Umum

Prawoto Sadewo
×

Sambut Muktamar X, PPP Kota Blitar Godok Usulan Perubahan AD/ART dan Figur Ketua Umum

Sebarkan artikel ini

Blitar, memo.co.id

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Blitar menggelar rapat konsolidasi pada Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga: Ricuh di Depan DPRD Blitar, Mahasiswa Soroti MBG dan KDMP, Ketua Dewan Turun Tangan

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC PPP Kota Blitar Agus Zunaidi, SH, Sekretaris H.M. Nuhan Eko Wahyudi, Bendahara Guntur Pamungkas, serta pengurus cabang dan ranting se-Kota Blitar.

Agenda rapat tersebut fokus pada persiapan Muktamar X PPP yang akan berlangsung pada 27–29 September 2025 di Jakarta. Kegiatan ini menindaklanjuti surat edaran DPP PPP Nomor 4044/IN/DPP/VIII/2025 yang berisi arahan bagi seluruh DPW dan DPC di Indonesia untuk melaksanakan Mukerwil dan Mukercab sebagai langkah awal.

Baca Juga: Tiga Terpidana Lakukan Pengembalian Uang Korupsi Dam Kalibentak Blitar

Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaidi, menegaskan bahwa instruksi dari DPP adalah bagian penting untuk memperkuat konsolidasi.

“DPP meminta semua DPW dan DPC mempersiapkan diri jelang Muktamar X. Bahkan cabang yang sudah lebih dulu melaksanakan akan mendapat apresiasi dari pusat,” kata Agus.

Baca Juga: Mulai Dikerjakan! Jembatan Garuda Blitar Target Selesai Dua Bulan

Lebih jauh, Agus menyebut salah satu isu krusial yang akan dibahas dalam muktamar adalah usulan perubahan AD/ART. Misalnya, perubahan Pasal 19 AD terkait pemilihan Ketua DPC yang nantinya akan ditetapkan langsung oleh DPP.

“Dengan perubahan itu, soliditas partai semakin kuat. Komando bisa berjalan satu garis, dari pusat sampai ranting,” jelasnya.

Selain itu, ada pula usulan perubahan Pasal 6 huruf d ART mengenai syarat calon Ketua Umum. Jika sebelumnya hanya terbatas pada kader yang pernah menjabat di DPP atau DPW, kini kriterianya diperluas.

“Kader yang pernah menduduki jabatan strategis di pemerintahan, punya kepemimpinan yang bisa mengangkat suara partai, serta memiliki KTA PPP yang sah juga bisa maju. Jadi lebih inklusif, memberi ruang bagi kader terbaik,” ungkap Agus.

Agus menambahkan, figur Ketua Umum mendatang diharapkan bukan hanya punya loyalitas dan kapasitas, tetapi juga kekuatan untuk menggerakkan mesin partai.

“Mandat pemilihan Calon Ketua Umum sepenuhnya kami serahkan ke mekanisme DPP. Yang penting, figur itu harus total, loyal, dan mampu membawa PPP makin besar,” tegasnya.

Menutup pertemuan, Agus menyampaikan harapannya agar PPP tetap solid dan dekat dengan masyarakat.

“Semoga PPP Kota Blitar selalu jaya, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Blitar maupun Indonesia,” pungkasnya.**