Sementara itu, Direktur PT BPR Penataran Sahrial Amri, S.T dalam paparannya menyampaikan laporan keuangan sekaligus rencana strategis tahun 2026.
Beberapa agenda prioritas meliputi pemenuhan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sesuai regulasi, pembukaan Kantor Kas di Sutojayan dan Kesamben, pengembangan aplikasi digital PASku melalui layanan QRIS dan Withdrawal, penguatan pembiayaan sektor UMKM, serta upaya menjaga stabilitas likuiditas.
Baca Juga: Ratusan Warga 212 Datangi Kantor Kecamatan Rejotangan, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak
Wakil Bupati Beky Herdihansyah turut menyoroti masih adanya kredit bermasalah yang perlu ditangani secara optimal. Ia mendorong langkah penyelesaian, termasuk melalui mekanisme lelang, agar modal dapat kembali dan penyaluran kredit berjalan lebih lancar.
Pemerintah Kabupaten Blitar berharap PT BPR Penataran dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar.**
Baca Juga: IPAL di Dalam Dapur, MBG SPPG Jajar Sempat Diantar Pick Up Terbuka












