Gresik, Memo
Sebuah rumah milik H. Ayub di Jalan Tanjung Hulu II/28, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, terbakar hebat pada Jumat (1/8/2025) siang. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya menunaikan salat Jumat.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada lemari es. Asap tebal pertama kali terlihat sekitar pukul 11.40 WIB oleh Puji, warga sekitar, yang kemudian segera memanggil tetangga lainnya.
“Rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang ke masjid untuk salat Jumat,” ujar salah satu warga setempat.
Warga sempat melakukan pemadaman mandiri dengan alat seadanya, namun kobaran api terus membesar. Karena keterbatasan, mereka akhirnya menghubungi Posko Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik.
Petugas Damkarla Gresik yang menerima laporan sekitar pukul 11.45 WIB langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan menerjunkan delapan personel, dua unit mobil pemadam, dan satu unit mobil suplai air. Proses pemadaman berlangsung selama dua jam lebih.
“Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 12.41 WIB. Tidak ada korban jiwa, dan titik api sudah kami sterilkan untuk mencegah kebakaran susulan,” terang Faical Irhansyah, petugas piket Damkarla Gresik.
Salah satu warga, Iqwal Faiq, mengaku turut membantu upaya pemadaman sebelum petugas tiba di lokasi. “Kami coba padamkan pakai alat seadanya, tapi karena api terus membesar, akhirnya saya hubungi damkar supaya cepat tertangani,” ujarnya.
Hingga kini, pihak berwenang masih mendata kerugian material akibat kebakaran tersebut. Rumah mengalami kerusakan cukup parah terutama pada bagian dapur dan ruang tengah.












