Selain itu, akses jalan di area tersebut ditutup sementara guna meminimalisir risiko longsor susulan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama di daerah rawan longsor,” tandasnya.
Kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 50.000.000. Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi bencana.
Bencana tanah longsor ini menambah daftar panjang kejadian serupa yang terjadi di wilayah Blitar akibat cuaca ekstrem.
Baca Juga: Resahkan Warga di Bulan Ramadhan, Kafe GPJ Kanigoro Diduga Jadi Ajang Mabuk hingga Dinihari
Kapolres Arif menegaskan, pentingnya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana di sekitar mereka.
“Kita harus terus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap potensi bencana di sekitar kita,” pungkas Kapolres Blitar. **
Baca Juga: SPPG Sumberingin Berbagi Takjil, 75 Relawan Terima Parsel Lebaran dan Menu Istimewa MBG












