Selain infrastruktur, Wakil Bupati juga menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi fokus utama. Salah satu program unggulan yang terus dijalankan adalah program 1 Desa 1 Sarjana, yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blitar.
Di bidang digitalisasi, Pemkab Blitar telah membangun sebanyak 351 titik akses internet dan akan terus menambah jaringan di wilayah yang belum terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pendidikan, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi berbasis digital.
Baca Juga: Evaluasi Inspektorat, Kades Serang Fokus Benahi Administrasi BUMDes
Sementara itu, pada sektor olahraga, Pemkab Blitar menaruh perhatian besar pada pengembangan atlet daerah, khususnya cabang olahraga bela diri. Beky menyebutkan rencana mendatangkan pelatih dari Thailand untuk meningkatkan kualitas atlet Muay Thai agar mampu bersaing di tingkat Asia hingga internasional.
“Kami ingin atlet Kabupaten Blitar bisa menembus level internasional, sehingga nama Blitar dikenal luas. Potensi petarung kita sangat besar dan ini harus kita dorong dengan program yang terarah,” tegasnya.
Baca Juga: Gus Tamim Gaungkan Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Greenhouse Skala Kecil
Seluruh program tersebut, lanjut Beky, telah disiapkan dalam kerangka pembangunan jangka menengah daerah dan akan terus dimatangkan hingga tahun 2027 mendatang, demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang maju, merata, dan berdaya saing. (*)












