“Sebagai perusahaan subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, PLN Indonesia Power memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia, terutama pada momen-momen penting seperti Ramadhan,” jelas Edwin.
Selain itu, Edwin juga memastikan bahwa ketersediaan energi primer dalam kondisi aman untuk mendukung operasional pembangkit secara optimal sesuai kebutuhan sistem. PLN IP mengerahkan lebih dari 3.800 personel yang siap siaga penuh.
Sebagai langkah antisipasi, PLN IP juga membangun 76 posko siaga Ramadhan di seluruh Indonesia untuk menjaga pasokan listrik selama bulan suci ini.
“Dalam memenuhi kebutuhan listrik selama Ramadhan, PLN Indonesia Power akan bekerja lebih baik dan ekstra, dengan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan,” tegas Edwin.












