Sebelum menduduki posisi tertinggi, ia telah mengemban berbagai tanggung jawab penting, seperti Kepala Instalasi Rawat Inap dan Ketua Tim Revisi Perda tentang tarif jasa layanan pasien umum.
“Keputusan saya untuk bergabung dengan RSUD Dr. M. Haulussy juga didasari oleh keinginan untuk lebih dekat dengan keluarga. Setelah 20 tahun bertugas di berbagai daerah, saya ingin memberikan waktu lebih banyak untuk anak-anak,” jelas dr. Vita.
Baca Juga: Pesan Menyentuh Seniman Tekstil Dunia: Warisan Abadi Bukan Hanya Soal Karya
Dengan segudang pengalaman di dunia kesehatan, dr. Vita kini menghadapi tantangan besar dalam memimpin RSUD Dr. M. Haulussy. Rumah sakit tertua di Maluku ini membutuhkan berbagai pembenahan, baik dari segi pelayanan maupun infrastruktur.












