[ad_1]
Kediri Memo
Puluhan warga yang terdiri dari tiga Kecamatan di Kabupaten Kediri, yaitu Kecamatan Purwoasri, Pagu dan Plemahan, mendatangi kantor DPRD. Mereka bermaksud untuk melakukan hearing dengan anggota dewan untuk menyampaikan aspirasi. Mereka kecewa, dan juga ingin protes terkait dengan proses pengangkatan perangkat desa, Rabu (20/3/2019).
Baca juga : Warga Desa Pule Tuntut Transparansi Proses Pengisian Perangkat Desa
Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan
Mereka menganggap bahwa dalam proses pengangkatan perangkat desa disinyalir ada unsur KKN dan jual beli jabatan. Massa dari tiga Kecamatan menginginkan hasil dari pengangkatan perangkat supaya dibatalkan dan di ulang kembali.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Seperti yang diutarakan oleh Sunaryo, salah satu koordinator aksi dari Desa Pandansari, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, bahwa dalam pengisian perangkat desa di Kabupaten Kediri yang diselenggarakan pada 6 Maret 2019 kemarin, disinyalir penuh dengan rekayasa. Menurutnya, semuanya sudah ditata dari sebelumnya.
Baca juga : Nilai Ujian Pengisian Pamong Terindikasi Sulapan , Warga Sambiroto Gelar Unjuk Rasa












