Jakarta , Memo –
Praktik penguasaan lahan parkir ilegal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan oleh Ormas Pemuda Pancasila (PP) yang telah berlangsung sejak tahun 2017 akhirnya terungkap oleh Polda Metro Jaya. Lahan parkir tersebut, yang semestinya dikelola secara resmi, dijadikan sumber pungutan liar dengan tarif Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Baca Juga: Kepergok Hendak Cabuli Nenek 82 Tahun, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Massa
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun, ormas tersebut secara ilegal mengambil keuntungan dari operasional parkir.
“Ini terkait dengan peristiwa yaitu tentang penguasaan lahan parkir di RSUD Tangerang yang dilakukan oleh ormas PP semenjak tahun 2017,” ungkap Wira dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Senin (26/5).
Baca Juga: Bonatua Silalahi Bedah 9 Poin Krusial dalam Salinan Ijazah yang Sempat Dirahasiakan
Intimidasi Hancurkan Pengelolaan Resmi
Ironisnya, sejak tahun 2022, Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebenarnya sudah melakukan tender dan menetapkan perusahaan resmi untuk mengelola parkir di RSUD tersebut. Namun, upaya perusahaan resmi itu untuk mengambil alih pengelolaan selalu gagal karena menghadapi intimidasi dari oknum ormas.












