Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

PJT I Jadwalkan Flushing Wlingi-Lodoyo Mulai 18 Mei 2026, Warga Diminta Jauhi Sungai Brantas

Prawoto Sadewo
×

PJT I Jadwalkan Flushing Wlingi-Lodoyo Mulai 18 Mei 2026, Warga Diminta Jauhi Sungai Brantas

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo.co.id

Perum Jasa Tirta I (PJT I) memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan flushing atau penggelontoran sedimen di Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 23 Mei 2026. Kegiatan rutin tahunan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keberlanjutan infrastruktur sumber daya air, mengembalikan kapasitas tampungan waduk, serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Baca Juga: Renovasi Istana Gebang Rampung, Diresmikan Langsung Megawati

Sebelum pelaksanaan flushing dimulai, PJT I telah melakukan berbagai tahapan koordinasi bersama pemerintah daerah, dinas terkait, serta elemen masyarakat. Salah satunya melalui rapat koordinasi terpadu pada 13 April 2026 yang membahas kesiapan teknis dan mitigasi dampak selama proses flushing berlangsung.

Tak hanya itu, sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah, PJT I juga menggelar koordinasi khusus bersama perwakilan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) wilayah Blitar dan Tulungagung pada 6 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas pengaturan tata kelola air irigasi agar kebutuhan petani tetap terpenuhi selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga: Uji Mental dan Tanggung Jawab, Ratusan Calon Warga PSHT Blitar Jalani Prosesi Tes Jago

Kepala Sub Divisi PSDA Brantas 1 Perum Jasa Tirta I, Arief Satria Marsudi, menegaskan bahwa flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo merupakan agenda vital yang harus dilaksanakan secara berkala demi menjaga fungsi strategis kedua infrastruktur tersebut.

“Pelaksanaan flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo adalah agenda penting tahunan dalam rangka menjamin keberlangsungan fungsi waduk, keberlanjutan pembangkitan listrik di PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo, dan PLTM Lodagung, serta kelancaran pasokan air daerah irigasi Lodagung yang memerlukan dukungan penuh dari seluruh pihak,” jelas Arief.

Baca Juga: Program MBG dan KDMP Diprotes, Warga Blitar Siapkan Aksi Kain Putih 100 Meter

Ia menambahkan, koordinasi intensif bersama masyarakat dan stakeholder dilakukan agar seluruh kebutuhan tata air masyarakat dapat terakomodasi dengan baik dalam skenario operasional flushing.

Selama proses flushing berlangsung, debit air Sungai Brantas diperkirakan meningkat disertai tingkat kekeruhan yang lebih tinggi, khususnya di wilayah hilir Waduk Wlingi dan Lodoyo. Karena itu, PJT I akan menutup sementara akses jalan lintas Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo demi alasan keselamatan.

PJT I juga mengimbau masyarakat di wilayah Blitar, Tulungagung, hingga Kediri untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar bantaran Sungai Brantas selama flushing berlangsung.

“Kami harapkan warga menghindari aktivitas di bantaran sungai dan menjaga jarak aman dari aliran Sungai Brantas mengingat potensi derasnya arus air. Kami juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama,” pungkas Arief.**