Blitar, Memo
Mendekati hari h pencoblosan, Pilkada Kota Blitar 2024 kian memanas. Kedua pasangan calon (paslon) yang bertarung sama-sama mendapat dukungan dari mantan Wali Kota Blitar.
Paslon 01 Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro (Bambang-Bayu), mendapat dukungan dari mantan Wali Kota Blitar dua periode, yakni Djarot Saiful Hidayat.
Djarot merupakan kader PDI-P tulen. Setelah 10 tahun (2000-2010) menjadi orang nomor satu di Kota Blitar, ia aktif dalam kepengurusan PDI-P ditingkat provinsi dan pusat.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran Pusat, Jalan di Bakung Blitar Rusak Parah: Warga Kirim Surat Terbuka ke Bupati
Pada Desember 2014, Djarot dipilih oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk menjadi wakilnya hingga tahun 2017.
Hampir tiga tahun mendampingi Ahok, pada 15 Juni 2017, Djarot resmi dilantik oleh Menteri Dalam Negeri sebagai DKI 1. Ia menggantikan Ahok yang kala itu tersandung kasus penistaan agama.
“Kami tentu bangga mendapat dukungan dari Pak Djarot. Beliau kader PDI-P senior. Namanya sudah terkenal dalam kancah perpolitikan nasional. Yang terpenting, Pak Djarot pernah menjadi bapak bagi warga Kota Blitar selama dua periode,” ungkap calon Wakil Wali Kota Blitar nomor urut 01, Bayu Setyo Kuncoro, (Sabtu 9/11/2024).
Di lain sisi, Paslon 02 Syauqul Muhibbin dan Elim Tyu Samba (Ibin-Elim), mendapat dukungan dari mantan Wali Kota Blitar yang juga dua periode, yaitu Samanhudi Anwar.












