Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

PGMI UIN Syekh Wasil Gelar Pelatihan Mengajar di MI Roudlotut Tholabah

Ferdi Ragil
×

PGMI UIN Syekh Wasil Gelar Pelatihan Mengajar di MI Roudlotut Tholabah

Sebarkan artikel ini

Kediri, Memo

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMPS PGMI) UIN Syekh Wasil Kediri menggelar kegiatan PGMI Mengajar di MI Roudlotut Tholabah pada 08–15 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman mengajar kepada mahasiswa PGMI semester 3 dan 5 sebelum menjalani magang atau PPL.

Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan

Ketua HMPS PGMI, Novina Wahyu W., menjelaskan kegiatan ini menjadi ajang belajar tips dan trik menguasai kelas. “Sebelum PPL di semester 5, ada baiknya mahasiswa mencoba dahulu mengajar, agar lebih siap saat terjun langsung,” ujarnya.

Pemilihan MI Roudlotut Tholabah sebagai lokasi kegiatan dilakukan setelah tim melakukan survei. Ketua Pelaksana, Ahmad Bahtiyar, mengatakan sekolah ini memiliki sarana prasarana memadai, area yang luas, serta pihak sekolah yang terbuka tanpa memberikan penilaian negatif.

Baca Juga: Misteri Sosok Guru Dalam Skandal Manipulasi Naskah Ujian Dan Sistem CAT

Sebelum pelaksanaan, mahasiswa mengikuti workshop seni mengajar. Setelah itu, pelatihan berlanjut dengan materi pembuatan media pembelajaran. Kepala MI Roudlotut Tholabah, Moh. Iqbal Muntaha, S.Pd.I., menyambut baik kegiatan tersebut. “Siswa dan guru sangat antusias, apalagi mereka bisa mencoba berbagai media pembelajaran baru,” katanya.

Kegiatan ini melibatkan pengurus HMPS PGMI, seluruh guru dan staf MI Roudlotut Tholabah, serta mahasiswa PGMI angkatan 2023 dan 2024. Kaprodi PGMI, Dr. Fartika Ifriqia, M.Pd., berharap pelatihan ini menjadi langkah awal mahasiswa membentuk jiwa pendidik.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Suap Perangkat Desa Kediri Ungkap Kelemahan Verifikasi Unisma

Meski awalnya direncanakan menjadi agenda tahunan, keberlanjutan program akan ditentukan kepengurusan HMPS PGMI berikutnya. “Semoga para peserta selalu mengingat momen ini sebagai awal perjalanan mereka menjadi pendidik, dan tidak pernah menyesal memilih jalan ini,” tutup Novina.