Example floating
Example floating
Hukum

Petani Nekat Masuk Pesantren , Lampiaskan Hasrat dan Cabuli 8 Santri

A. Daroini
×

Petani Nekat Masuk Pesantren , Lampiaskan Hasrat dan Cabuli 8 Santri

Sebarkan artikel ini
Petani Masuk Pesantren Lampiaskan Hasrat dan Cabuli

Seorang petani di Tegalwaru, Purwakarta , Jawa Barat nekat memasuki pondok pesantren dan mencabuli santri berulang-ulang hingga mencapai 8 kali.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku datang ke pondok pesantren kemudian melakukan pelecehan terhadap santri yang sedang terlelap tidur.

Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan

Aksi bejat sang petani itu terungkap setelah seorang santri yang menjadi korban bercerita kepada orang tuanya, atas perbuatan cabul yang dilakukan pelaku bernama AEF alias Haji Kocok (45).

Setelah dicek ternyata benar, AEF yang merupakan warga sekitar pondok pesantren diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap santri yang tengah tidur di pondok pesantren. “Biasanya pelaku datang lewat tengah malam disaat kondisi sudah sepi,” tutur SS, orang tua salah satu korban.

Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri

SS menjelaskan, awalnya ia curiga dengan perilaku anaknya yang selalu mengurung diri di kamarnya bahkan, anaknya itu tak mau mengaji ke pondok pesantren karena malu.

Setelah ditanyakan kepada teman dan anaknya, ternyata anakya dan sejumlah santri lain yang usianya 9-13 tahun telah menjadi korban pelecehan seksual oleh pelaku AEF, petani setempat.

Baca Juga: Dua Kades di Kediri Nyaris Bentrok, Dituding Bawa Uang Suap Perangkat Desa, Kades Jabon Febriyanto Emosi

Pihak keluarga korban pun berharap pelaku diproses hukum. “Kami khawatir pelaku kembali melakukan perbuatannya terhadap anak-anak yang lain,” ujar SS.

Sementara pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan dan memburu pelaku sambil menunggu laporan resmi dari para korban, Senin sore (21/3/2022).