
Surabaya, Memo.co.id
Pesta minuman keras yang dilakukan oleh kader Partai Hanura di sebuah rumah karaoke di Surabaya, memukul partai besutan Wiranto. Foto foto tersebut beredar dari ponsel kader partai ke kader partai lainnya. Ini menambah konflik panjang persetruan antara DPD Hanura Jatim dengan DPC Hanura Surabaya. Apalagi, ketika pesta miras, mereka menggunakan seragam dan atribut partai lengkap.
Baca Juga: Eks Menteri Budi Karya Bantah Keterlibatan dengan Mafia Judi Online: Cuma Temenan Musik, Kok!
Sekretaris DPC Partai Hanura Surabaya Agus Santoso mengaku menerima foto foto tersebut dari seseorang yang mengirimkan melalui ponselnya.” Kenapa foto ini dikirim ke DPC, bukan ke DPD. Mungkin di DPD sudah terlalu banyak ‘abu nawas’, makanya dikirim ke DPC,” kata Agus yang didampingi pengurus DPC Hanura Surabaya lainnya.
Pengambilan foto pesta minuman keras tersebut, berdasar pantauan Memo, diduga karena konflik berkepanjangan di internal Partai Hanura. Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, tampaknya juga belum mengambil sikap tegas terkait koflik tersebut. Wiranto, dinilai terlambat dalam menyelesaikan konflik internal partainya.
Baca Juga: Kejaksaan Madiun Edukasi Pelajar dengan Cara Unik
Beberapa petinggi DPD Hanura Jawa Timur yang terjepret dalam foto itu diantaranya adalah Sekertaris DPD Warsito, Husain, Eko Purwanto (Bapilu) dan I Wayang Dendra (bendahara). ” Naa nama seperti Warsito sekretaris DPD, Husain, Eko Purwanto Bappilu dan Wayang Dendra bendahara, hanya itu yang saya kenali dalam foto itu,” kata Agus.
Agus dikenal vokal dan mengaku bahwa Partai Hanura adalah pelabuhan terakhir. Agus Santoso memgaku tidak akan pindah kecuali pensiun dari partai jika tidak ada kecocokan.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
“Saya sudah lapor ke ketua umum (Wiranto) tapi belum direspon, ke Sekjend juga tidak direspon, hanya dibaca saja. Hanya ke ketua bidang organisasi, juga sudah dibaca dan merespon: Agar segera membuat surat ke DPP, bersama ketua dewan penasehat DPD untuk menindaklanjuti masalahnya, karena saya (DPC) di bawa DPD,” sambungnya.
Sementara Warsito, yang dikenali Agus dalam foto ikut pesta miras di rumah karaoke saat dikonfirmasi wartawan via telepon selulernya, enggan berkomentar. “No coment. Kalau lewat telepon begini saya tidak bisa berkomentar,” singkat Warsito. ( mar )












