Pelatih berkebangsaan Malaysia ini memandang laga kontra Bajul Ijo sebagai momentum emas yang bisa menentukan nasib Persik di sisa musim. “Situasi kami belum ideal. Tapi ini momentum untuk mengamankan poin-poin penting, terutama di laga kandang—meski kali ini dimainkan di Gresik,” ujarnya, menyuntikkan semangat juang.
Ong Kim Swee optimis, meski tekanan besar menghadang, kepercayaan diri dan semangat timnya perlahan mulai tumbuh kembali.
Persebaya Ingin Jaga Napas Positif
Di seberang lapangan, Persebaya datang dengan bekal positif. Setelah melalui tiga laga sulit tanpa kemenangan, Bajul Ijo sukses memutus tren negatif dengan menumbangkan Persis Solo 2-1 pada Minggu (2/11/2025).
Kemenangan itu menjadi suntikan moral besar bagi tim besutan Eduardo Perez. Meski demikian, Perez mengakui performa timnya belum sepenuhnya stabil. Kapten tim, Bruno Moreira, juga merasakan hal yang sama. “Masih ada banyak yang harus diperbaiki. Kami lapar akan kemenangan berikutnya,” ujar sang gelandang.
Derbi Jatim kali ini menjanjikan tensi tinggi dan cerita yang kaya. Persik akan berjuang habis-habisan untuk menjadikan “kandang netral” ini sebagai titik balik, sementara Persebaya bertekad menjaga momentum kebangkitan. Laga ini tak hanya tentang gengsi, tetapi tentang penentuan arah perjalanan kedua tim di Super League 2025/2026.












