Example floating
Example floating
Home

Permintaan Maaf Zainut Sa’adi Setelah Gagal Masuk DPR

Alfi Fida
×

Permintaan Maaf Zainut Sa’adi Setelah Gagal Masuk DPR

Sebarkan artikel ini
Permintaan Maaf Zainut Sa'adi Setelah Gagal Masuk DPR
Permintaan Maaf Zainut Sa'adi Setelah Gagal Masuk DPR

“Langkah awal yang harus segera diambil adalah melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat tali silaturahmi, dan membangun persaudaraan untuk mengembalikan semangat moral kader dan pendukung PPP di level grassroot,” tambahnya.

Pada Pemilu Serentak 2024, PPP hanya berhasil meraih 5.878.777 suara atau 3,87 persen dari suara sah nasional, tidak mencukupi untuk mendapatkan kursi di DPR yang membutuhkan minimal 4 persen suara. Mardiono dan kelompoknya sempat mengajukan 24 gugatan terkait hasil pemilu tersebut, namun hanya 6 gugatan yang sampai ke tahap pembuktian di Mahkamah Konstitusi. Salah satu gugatan terkait pemilihan anggota DPR berhasil ditolak setelah melewati proses pembuktian di MK.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Kegagalan PPP di Pemilu 2024: Permintaan Maaf Zainut Sa’adi dan Tantangan Konsolidasi Partai

Kegagalan PPP meraih kursi di DPR pada Pemilu Serentak 2024 menandai titik balik penting bagi partai tersebut. Zainut Tauhid Sa’adi, dalam pernyataan resminya, menyerukan pimpinan dan elite PPP untuk meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat sebagai tanggung jawab moral atas hasil yang tidak memuaskan ini.

Selain itu, dia mendorong kader-kader PPP untuk tetap solid dan menghindari saling menyalahkan dalam menghadapi tantangan berikutnya. Zainut juga menekankan perlunya konsolidasi internal yang mendalam dan membangun kembali persatuan di dalam partai, sebagai langkah awal untuk memulihkan kepercayaan dan semangat di kalangan basis PPP.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap