Example floating
Example floating
Tekno Digi

Perdebatan Penentuan Awal Ramadhan di Indonesia

Alfi Fida
×

Perdebatan Penentuan Awal Ramadhan di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Perdebatan Penentuan Awal Ramadhan di Indonesia
Perdebatan Penentuan Awal Ramadhan di Indonesia

Dengan demikian, menurut situs Muhammadiyah, jika ketinggian Bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta pada tanggal 10 Maret 2024 adalah positif (meskipun hanya 0,1 derajat), maka esoknya akan menjadi hari pertama bulan baru hijriah.

Namun, pemerintah melalui Kementerian Agama belum menetapkan kapan 1 Ramadhan 1445 H dimulai.

Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik

Penentuan Awal Ramadhan 1445 H: Perbedaan Pendekatan antara Muhammadiyah dan Pemerintah Indonesia

Penetapan awal bulan Ramadhan 1445 H di Indonesia menjadi subjek perdebatan antara Muhammadiyah dengan pemerintah. Sementara Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, yang mempertimbangkan posisi nyata Bulan, Bumi, dan Matahari, pemerintah mengandalkan kriteria ketinggian dan elongasi hilal.

Berdasarkan penelitian BMKG, terungkap bahwa kondisi hilal pada 10 dan 11 Maret 2024 membuka kemungkinan adanya perbedaan penetapan awal Ramadhan. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1445 H pada 11 Maret, sementara pemerintah belum menetapkan tanggal resmi awal Ramadhan.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Hal ini menyoroti perbedaan pendekatan dalam menentukan awal bulan hijriah antara Muhammadiyah dan pemerintah Indonesia.