Indonesia tercatat sebagai negara ke-9 dengan jumlah miliarder terbanyak di Asia, menurut data dari Knight Frank. Sebanyak 8.120 orang Indonesia memiliki kekayaan lebih dari US$10 juta (sekitar Rp162,83 miliar). Di antara para miliarder tersebut, terdapat sejumlah pengusaha muslim yang kiprahnya telah menginspirasi banyak orang.
Berikut adalah beberapa profil pengusaha muslim di Indonesia yang memiliki harta triliunan rupiah:
1. Chairul Tanjung
Dikenal sebagai pemilik CT Corp, Chairul Tanjung merupakan salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia. Forbes 2024 menempatkannya di posisi ke-9 orang terkaya di Indonesia, dengan kekayaan mencapai US$5,2 miliar (sekitar Rp84,88 triliun). CT Corp membawahi berbagai sektor usaha, mulai dari perbankan (Bank Mega), ritel (Transmart), media (Trans Media), properti, hingga makanan dan minuman.
2. Abdul Rasyid
Abdul Rasyid adalah pengusaha sukses dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Ia dikenal luas sebagai pendiri PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), salah satu perusahaan kelapa sawit terkemuka. Selain itu, ia juga merupakan pemilik dari Citra Borneo Indah (CBI) Group yang menaungi SSMS dan PT Citra Borneo Utama (CBU). Pada tahun 2018, kekayaannya mencapai US$600 juta, atau sekitar Rp9,76 triliun.
3. Aksa Mahmud
Sebagai pendiri Bosowa Group, Aksa Mahmud telah membangun konglomerasi bisnis yang mencakup industri semen, otomotif, dan jasa keuangan. Selain sukses di dunia bisnis, Aksa juga aktif di dunia politik dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MPR. Pada masa jayanya di tahun 2007, ia pernah masuk daftar 40 orang terkaya Forbes. Kekayaan terakhirnya yang dilaporkan pada tahun 2018 mencapai US$1 miliar (sekitar Rp16,28 triliun).
4. Garibaldi Thohir
Dikenal dengan nama akrab Boy Thohir, kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir ini adalah seorang pebisnis ulung di sektor pertambangan. Bersama rekan-rekannya, ia mengakuisisi Adaro Energy pada tahun 2005, yang kini menjadi salah satu perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Indonesia. Forbes 2024 mencatat kekayaan Garibaldi Thohir mencapai US$3,8 miliar (sekitar Rp61,87 triliun).












