Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Pegawai BNN Bogor Ditemukan Tewas, Suaminya Malah Kabur dari Rumah

A. Daroini
×

Pegawai BNN Bogor Ditemukan Tewas, Suaminya Malah Kabur dari Rumah

Sebarkan artikel ini


Bogor, Memo.co.id

Seorang pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) ditemukan tewas di rumahnya. Yang bersangkutan diduga korban pembunuhan. Ia diketahui bernama Indria Kameswari, pegawai badan diklat BNN Lido, Bogor. Indria ditemukan tewas dengan sejumlah luka di bagian punggung. .

Baca Juga: Ziarah ke Makam Ayahnya, Megawati Pertegas Semangat Merawat Warisan Bung Karno 

Kepolisian Resor Bogor masih melakukan penyelidikan atas kasus tewasnya seorang pegawai negeri sipil (PNS) bernama Indria Kameswari alias IK (38). Korban ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Perumahan River Valey, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9/2017). Hasil keterangan yang didapat sementara, diketahui jika korban baru satu tahun mengontrak di rumah tersebut.
Korban juga diketahui merupakan seorang pegawai yang bekerja di lembaga Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Bogor, Jawa Barat.

Kepala Polsek Cijeruk Komisaris Polisi Safiudin mengatakan, korban tewas usai terjadi pertengkaran dengan suaminya berinisial AM.
“Korban diduga dibunuh. Ditemukan ada luka benda tajam di bagian punggungnya,” kata Safiudin..Polisi juga masih mencari keberadaan suami korban karena setelah kejadian itu sudah meninggalkan rumah.

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

“Warga baru tahu setelah anak korban datang ke rumah tetangga. Dari keterangannya (anak korban), pertengkaran kedua orangtuanya itu sudah terjadi sejak dini hari,” ujarnya.

Lanjut dia, polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan, korban diduga dibunuh oleh orang terdekat. Ia menyebut, korban diketahui warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. “Untuk motifnya masih didalami. Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi,” tutupnya. ( ed )

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat