Example floating
Example floating
Metropolis

PDP Meninggal Dunia Di RSUD Nganjuk Bertambah Jadi 6 Pasien

A. Daroini
×

PDP Meninggal Dunia Di RSUD Nganjuk Bertambah Jadi 6 Pasien

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

NGANJUK, MEMO

Baca Juga: Daftar 24 Negara yang Siap Berlaga di Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia

Jumlah kasus pasien meninggal dunia berstatus PDP ( pasien dalam pengawasan ) yang menjalani perawatan di RSUD Nganjuk terhitung sejak bulan maret sampai minggu keempat bulan ini (April,2020) tercatat sudah ada 6 orang.

Dari hasil diagnosa medis menurut keterangan dr.Hendriyanto selaku juru bicara gugus tugas percepatan dan penanganan Covid – 19 di Kabupaten Nganjuk bahwa ke enam PDP tersebut memiliki riwayat penyakit dominan paru paru. Artinya mereka dinyatakan tidak terinfeksi virus corona alias negatif. ” Jadi masyarakat harus bisa membedakan pasien dalam pengawasan dan pasien positif terinfeksi covid,” terangnya via ponsel.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Kalau pasien dalam pengawasan masih kata dr.Hendriyanto mereka tidak dirawat dalam ruang isolasi rumah sakit , tapi mereka dirawat dikamar umum. ” Ruang isolasi hanya dipergunakan untuk pasien yang sudah dinyatakan positif terinfeksi virus covid,” tambahnya.

Perlu diketahui , pasien dalam pengawasan (PDP) urutan ke enam yang meninggal dunia pada hari ini (selasa,21/4/2020) adalah warga Desa Talun Kecamatan Rejoso dengan inisial nama BP berumur 62 tahun. Pasien sebelum menghembuskan nafas terakhirnya sempat menjalani perawatan selama dua hari sejak hari senin (20/4) dan memasuki hari kedua (selasa,21/4) sekitar pukul 12.45 WIB , pasien menghembuskan nafas terakhirnya.

Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan

“Hasil diagnosa pasien memiliki riwayat penyakit paru paru,” kata dr.Hendriyanto.