” Tempatnya padahal bersih tertata rapi tidak kumuh,fasilitas lengkap .Mulai dari MCK, mushola dan satu unit kantor pengelola tersedia. Tapi kenapa pembeli jtidak mau belanja di dalam pasar ya,” keluh para pedagang saat ditemui memo.co.id.

Baca Juga: Kondisi Situs Peradaban Jawa Kuno Di Baron Kurang Terawat, Begini Tanggapan Pemerhati Budaya....
Saat ditanya solusi apa yang harus dilakukan daerah agar pasar rame dan diminati pembeli?. Pedagang rata rata tidak bisa berkomentar banyak. Yang mereka tahu daerah pernah membuat acara live musik. Tujuannya agar bisa menarik keinginan masyarakat luas bisa belanja sambil dengerin musik di dalam pasar.
” Cara seperti itu kelihatanya tidak berdampak apa apa pasar tetap sepi. Mungkin kalau dinas tegas tertibkan pedagang yang jualan diluar diperintah untuk jualan ke dalam pasar,” ucap para pedagang.

Untuk diinformasikan sebanyak 662 pedagang dipindahkan dari tempat relokasi sementara ke pasar baru tepatnya pada awal bulan Mei 2033.
Pemindahan pedagang diakibat kan terjadi peristiwa kebakaran pasar lama di tahun 2017 . (Adi)












