Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYADaerah

Operasi Patuh Progo 2023 Berhasil Tilang Ribuan Pelanggar

×

Operasi Patuh Progo 2023 Berhasil Tilang Ribuan Pelanggar

Sebarkan artikel ini
Operasi Patuh Progo 2023 Berhasil Tilang Ribuan Pelanggar

Memo,Bantul:  Operasi Patuh Progo 2023 di Bantul telah mencapai hasil yang mengesankan dengan berhasil menerbitkan ribuan tilang kepada para pelanggar aturan lalu lintas.

Selama 14 hari penuh, petugas Polres Bantul gencar memberlakukan tilang dan teguran kepada pengendara kendaraan bermotor yang melanggar aturan. Selain itu, sidang ditempat juga diberlakukan untuk memberikan penindakan langsung terhadap pelanggaran tersebut.

Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah

Polres Bantul Bagikan Tilang dan Teguran Saat Operasi Patuh Progo 2023

Ribuan pelanggar aturan lalu lintas mendapatkan tilang selama pelaksanaan Operasi Patuh Progo 2023 di Bantul selama 14 hari, dimulai dari Senin hingga Minggu (10-23 Juli).

Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan pengendara kendaraan bermotor dalam berlalu lintas.

Baca Juga: Layangkan Somasi!!! Begini Pernyataan LSM GAP Terkait Proyek Pembangunan Syeh Wasil Kota Kediri

Operasi Patuh Progo 2023: Kendaraan Roda Dua Jadi Sasaran Utama

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menyatakan bahwa selain memberikan tilang, petugas juga memberikan teguran kepada para pelanggar. Dalam Operasi Patuh Progo 2023, juga diterapkan sidang ditempat dengan melibatkan langsung hakim dan jaksa.

“Ijumlah pelanggar yang mendapat tilang sebanyak 1.935 orang. Selain itu, ada juga 5.885 kali teguran yang disampaikan secara simpatik kepada para pelanggar. Petugas juga menyediakan Samsat Keliling bagi pengendara yang kendaraannya tidak membayar pajak,” ujarnya pada hari Senin (24 Juli 2023).

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Dalam Operasi Patuh Progo 2023 ini, pelanggaran paling dominan dilakukan oleh kendaraan roda dua, dengan jenis pelanggaran seperti berkendara oleh pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan helm yang sesuai standar SNI, dan juga masalah knalpot brong.

Jeffry mengungkapkan bahwa pelanggar lalu lintas berasal dari beragam latar belakang. Mereka terdiri dari karyawan swasta, pelajar, hingga pegawai negeri sipil (ASN). Selama operasi berlangsung, terjadi sebanyak 68 kecelakaan lalu lintas.

“Dari kecelakaan tersebut, untungnya tidak ada korban jiwa, hanya 83 orang mengalami luka ringan. Namun, kerugian materi mencapai Rp 21.218.000,” kata Jeffry.

Oleh karena itu, meskipun Operasi Patuh Progo 2023 telah berakhir, Polres Bantul akan terus meningkatkan patroli untuk menegakkan aturan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Patuhi rambu-rambu, gunakan helm, dan jangan menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar (brong). Ingatlah bahwa kecelakaan seringkali berawal dari pelanggaran lalu lintas,” tegasnya. (r-dev).