“Kebetulan dari sekitar 200 pengusaha kafe dan restoran yang tergabung sebagai anggota asosiasi, kita juga punya grup WhatsApp. Jadi kemarin waktu PPKM level 2, informasi dan prosedur sudah kami sampaikan ke anggota supaya bisa diikuti dengan baik , dan kita pantau terus secara reguler,” jelasnya.
Jika pada akhirnya PPKM di Kota Surabaya dicabut menjelang ramadhan, pihak Apkrindo mengaku sudah siap untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
Sementara itu di hari yang sama, Armudji Wakil Wali Kota Surabaya menilai warga Surabaya sudah siap kalau PPKM dicabut.
“Pengusaha-pengusaha ini kan sudah lama tertidur. Kapan lagi kalau tidak dimulai sekarang. Makanya ada di level berapa ya pengusaha tetap jalan saja,” ujarnya.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat













