Example floating
Example floating
Birokrasi

Nyaris Disuruh Push Up oleh Presiden, Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Jaga Rp13,2 T Uang Korupsi

A. Daroini
×

Nyaris Disuruh Push Up oleh Presiden, Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Jaga Rp13,2 T Uang Korupsi

Sebarkan artikel ini
Nyaris Disuruh Push Up Menkeu Ungkap Strategi Jaga Rp13 T Uang Korupsi

“Apakah kamu akan menembus 3%? Bahkan dia [IMF] usulin tembus saja 3% PDB-nya. Saya bilang sama mereka, ‘Ini kan anggarannya belum optimal penyerapannya. Ngapain saya naikin?'”

Menkeu Purbaya hanya akan mempertimbangkan untuk menaikkan defisit jika:

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

Penyerapan anggaran sudah optimal, tepat sasaran, dan tidak ada yang bocor (korupsi).

Pertumbuhan ekonomi sudah stabil di atas 6%.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

Ia menambahkan, jika ekonomi sudah tumbuh kencang di atas 6%, kemungkinan besar ia tidak perlu lagi menembus batas defisit karena pendapatan dari pajak dan cukai akan meningkat dengan sendirinya.

Operasi ‘Penangkapan Besar-besaran’ Oknum Pajak Masih Berjalan

Ketika ditanya mengenai kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan kondisi penerimaan negara, Menkeu memilih berhati-hati.

Baca Juga: Kasus TPA Pojok Kediri Masuk Persidangan, Hakim : Silakan Penuhi Persyaratan Sebelum Gugatan Saudara Dinyatakan Sah

“Sekarang kita belum dalam posisi untuk ngitung itu karena saya belum tahu sebetulnya kondisi perpajakan sama custom kita seperti apa. Setelah kita coba perbaiki nih tuan-tuan, saat-saat terakhir akan saya lihat nanti,” jelasnya.

Fokus saat ini adalah menstabilkan pendapatan dari pajak maupun cukai. Menkeu juga memberikan sinyal kuat mengenai upaya pemberantasan korupsi di internal instansinya. Ia menyebutkan adanya operasi “penangkapan besar-besaran” yang menargetkan oknum di lembaga Bea Cukai dan Pajak.

Meskipun menunda memberikan detail, ia memastikan operasi penindakan itu masih berjalan. “Nanti hari Jumat kita update, hari Jumat ya,” pungkasnya, kembali bercanda mengenai ancaman push up dari Presiden.