Seperti data yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Sidoarjo, pendaftaran mudik gratis itu sudah dibuka sejak 15 April lalu.
“Syarat untuk mengikuti mudik bareng gratis di Pemkab Sidoarjo, hanya membawa fotokopi KK dan KTP, serta mengisi formulir pendaftaran di Kantor Dishub Sidoarjo”, ujar Basuki.
Sedangkan untuk stok kebutuhan pokok menjelang lebaran sudah dilakukan antisipasi oleh pemkab Sidoarjo, antisipasi dilakukan dengan cara operasi pasar bahan pokok.
Dari hasil operasi pasar yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan PT. Bulog (Persero) melakukan operasi pasar di beberapa kecamatan dan bali desa.
Kepala Disperindag Kab Sidoarjo, Charda mengatakan kegiatan operasi pasar sudah dilaksanakan mulai tanggal 22 April – 10 Mei 2019.
Titik operasi pasar diantaranya, Balai Desa Banjarbendo, Balai Desa Sumput, Kecamatan Candi, Balai Desa Wedi, Kecamatan Gedangan, Kecamatan Sukodono, Balai Desa Keboharan, Balai Desa Watugolong – Krian, Keboan Anom-Gedangan, Balai Desa Keboansikep, Kecamatan Buduran, Balai Desa Kepadangan dan Lapangan Desa Kludan-Tanggulangin.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Komoditas yang dijual dalam operasi pasar, antara lain beras premium 5 kg seharga Rp. 52.500, gula 1 kg seharga Rp. 10.000, tepung 1 kg seharga Rp. 7.700 dan minyak goreng 1 liter seharga Rp. 10.000.
“Respon masyarakat adanya operasi pasar ini disambut baik, dilihat dari banyaknya partisipasi masyarakat yang membeli sembako di balai desa dan kecamatan”, tegas Chandra Kepala Disperindag Sidoarjo. (Amri)
The post Mudik Gratis Dengan 35 Bus Dipersiapkan Pemkab Sidoarjo dan Gelar Operasi Pasar appeared first on Memo Surabaya.
[ad_2]












