Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Tulungagung

MTQ XXXII Tulungagung Resmi Dibuka, 470 Peserta Siap Tampilkan Kemampuan Terbaik, Begini Penjelasan PLT Bupati Baharudin

Hamzah Abdilah
×

MTQ XXXII Tulungagung Resmi Dibuka, 470 Peserta Siap Tampilkan Kemampuan Terbaik, Begini Penjelasan PLT Bupati Baharudin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260911 WA00271

TULUNGAGUNG, MEMO – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 resmi dibuka oleh Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., di halaman GOR Lembu Peteng, Sabtu (5/9/2026) malam.

Sebanyak 470 peserta dari 19 kecamatan ambil bagian dalam ajang tersebut. Pembukaan MTQ berlangsung semarak dengan dihadiri tokoh agama, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung beserta jajaran, pimpinan instansi vertikal, pengurus LPTQ, para camat, organisasi kemasyarakatan Islam, dewan hakim, pembina, peserta, serta ofisial.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi arena perlombaan untuk meraih prestasi. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan.

“MTQ harus menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an,” terangnya.

Ia menekankan, Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca, tetapi juga perlu dipahami, dihayati, dan diterapkan dalam perilaku sehari-hari.

“Nilai-nilai Al-Qur’an harus dipahami, dihayati, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ahmad Baharudin berharap MTQ XXXII dapat memperkuat syiar Islam serta mendorong terbentuknya masyarakat Tulungagung yang religius, berkarakter, rukun, dan berakhlakul karimah.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap cabang perlombaan dengan sungguh-sungguh, penuh keikhlasan, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Menurutnya, keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh raihan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini harus mampu mendekatkan peserta dan masyarakat kepada Al-Qur’an serta membentuk pribadi dengan karakter dan akhlak yang lebih baik.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, generasi muda dinilai menghadapi tantangan yang semakin beragam. Karena itu, Al-Qur’an diharapkan tetap menjadi pedoman dan sumber nilai dalam membentuk generasi yang cerdas, beriman, serta berkarakter kuat.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin turut memberikan apresiasi kepada orang tua, guru, ustaz dan ustazah, pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur’an, LPTQ, pembina, dewan hakim, panitia, serta seluruh masyarakat yang berkontribusi dalam pembinaan generasi Qur’ani di Tulungagung.

Ia mendorong agar pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta berbagai cabang keilmuan Al-Qur’an terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sistematis, dan terarah.

Pembinaan yang konsisten diharapkan mampu melahirkan lebih banyak generasi Qur’ani dari Tulungagung yang berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.

Kepada dewan hakim, Ahmad Baharudin berpesan agar menjalankan tugas secara amanah, objektif, profesional, dan adil. Sementara kepada peserta dan ofisial, ia meminta agar menjaga sportivitas, persaudaraan, serta silaturahmi selama pelaksanaan MTQ berlangsung.

Dengan dibukanya MTQ XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung Tahun 2026, ia berharap masyarakat semakin berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari menjaga kerukunan, kepedulian, toleransi, serta membangun akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.(Hamzah)