Example floating
Example floating
UMKM

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno Ajak Pelaku UMKM Bidang Kuliner Naik Kelas

A. Daroini
×

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno Ajak Pelaku UMKM Bidang Kuliner Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
Jadi Ikon Kebangkitan, Sandiaga Pamerkan Potensi Wisata Carangsari

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengajak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner untuk naik kelas agar bisa merajai kuliner dunia.

“Kalian bisa juga UMKM naik kelas karena berkelas. Itu adalah pesan dari Jokowi (Presiden Joko Widodo) untuk terus membuat kemajuan, ciptakan perkembangan,” ujar Sandiaga dalam acara “UMKM Berkelas karena Berkualitas” di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Serapan Produk UMKM Pemerintah Terganjal, Menteri Maman Akui Evaluasi Menyeluruh Mendesak

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, pertumbuhan industri makanan dan minuman di triwulan III-2022 mencapai 3,57 persen, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat 3,49 persen.

Baca juga: Menparekraf siapkan Palembang jadi pusat pariwisata olahraga nasional

Baca Juga: Menteri Koperasi Dorong Kopdes Merah Putih Dawuhan Jadi Percontohan Nasional, Target Untung Rp1 Miliar/Tahun

Meskipun terdampak pandemi COVID-19, subsektor makanan dan minuman masih mampu tumbuh dan berkontribusi pada pertumbuhan industri nonmigas yang mencapai 4,88 persen.

Sandiaga mengatakan bahwa saat ini Indonesia berada di urutan ketiga besar dunia dalam industri kuliner dan tepat berada di bawah Korea Selatan.

Baca Juga: Jeritan Pedagang Kecil: Syarat KPR Terlalu Tinggi

Menurut Sandiaga, kuliner Indonesia tidak kalah dengan Korea Selatan yang mendunia dengan bulgogi atau galbinya, apalagi Indonesia memiliki beragam makanan khas yang dapat disukai oleh masyarakat internasional.

“Kalau Amerika Serikat punya Kentucky Fried Chicken, Indonesia yang telah menjadi tiga besar dunia punya ayam geprek. Kalau mereka punya pizza, kita punya gado-gado,” kata Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan peningkatan kualitas kuliner dapat mempengaruhi pendapatan UMKM. Jika permintaan akan produk meningkat maka hal tersebut berpeluang untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

“Saya di sini berbicara dengan pengalaman pribadi saya menjadi eksekutif di dunia usaha. Saya memimpin dan mendirikan usaha yang mulanya hanya bertiga dan sekarang setelah 25 tahun, usaha saya alhamdullilah yang bisa buka lapangan pekerjaan sampai 30 ribu,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga berharap para pelaku UMKM bisa segera naik kelas dengan meningkatkan dan mempertahankan kualitas sehingga mampu menyokong pertumbuhan ekonomi nasional menjadi lebih baik lagi.