Syahrul menjelaskan bahwa terdapat 6 lokasi yang telah ditetapkan, yakni satu lokasi di Sumatra Utara dan Sumatra Selatan, tiga lokasi di Pulau Jawa, serta satu lokasi di Sulawesi Selatan. Selain itu, terdapat daerah penyangga seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Selatan, Banten, dan Lampung.
Upaya Mentan Mengantisipasi Dampak El Nino dan Menjaga Ketahanan Pangan
“Kami yakin bahwa kami bisa menyiapkan sekitar 500 ribu hektare lahan. Karena kami menghadapi El Nino, maka Presiden (Joko Widodo) telah memerintahkan untuk mempersiapkan diri menghadapi dampak terburuk dari El Nino. El Nino akan membawa kekeringan dengan ketersediaan air yang sangat terbatas, serta panas yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas. Oleh karena itu, kami akan menyiapkan kurang lebih 500 ribu hektare lahan sebagai langkah antisipasi menghadapi El Nino,” tegasnya.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
Di sisi lain, Syahrul juga menyampaikan bahwa Indonesia masih memiliki stok beras berlebih sebesar 2,7 juta ton hingga bulan September 2023. Ia juga mengungkapkan bahwa setiap bulan terdapat panen di atas 800 ribu hektare lahan.
Terkait kehadiran El Nino yang sering dikaitkan dengan panas yang menyengat, Syahrul menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa beberapa waduk dan bendungan besar, di mana tingkat airnya masih dalam kondisi mencukupi.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat
“Air di waduk-waduk tersebut bahkan dapat bertahan selama 6 bulan tanpa hujan. Kami tetap yakin bahwa walaupun El Nino datang, asalkan para gubernur dan bupati bersedia mempersiapkan diri menghadapi El Nino, maka kami yakin bahwa kita dapat menyelesaikan masalah ini,” tutupnya.
Antisipasi Dampak El Nino: Mentan Prediksi Gagal Panen 1,2 Juta Ton di Indonesia
Mengenai keberadaan El Nino yang sering dikaitkan dengan cuaca panas dan kekeringan, Mentan menegaskan bahwa pihaknya telah memeriksa beberapa waduk dan bendungan besar yang masih memiliki pasokan air yang mencukupi. Hal ini memberikan keyakinan bahwa meskipun El Nino datang, dengan niat dan persiapan yang baik dari pemerintah daerah, Indonesia dapat mengatasi dampak buruk yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Terbaru Jelang Pencairan Tahap II April












