Lebih lanjut, Erlina menjelaskan bahwa lenting pada flu Singapura terlihat mirip sariawan dan seringkali menyebabkan penderita kehilangan nafsu makan serta merasa tidak nyaman saat makan atau minum. Hal ini berbeda dengan cacar yang biasanya menyebar lebih luas dan jumlah lentingnya lebih banyak.
Jadi, meskipun flu Singapura dan cacar memiliki gejala yang mirip, namun ada perbedaan yang cukup jelas dalam hal penyebab, lokasi munculnya ruam, dan jumlah lenting yang timbul. Hal ini penting untuk diperhatikan agar dapat membedakan gejala dan menentukan penanganan yang tepat.
Perbedaan dan Penanganan Flu Singapura dan Cacar: Menilik Gejala dan Penyebabnya
Dari penjelasan Erlina Burhan, kita dapat menyimpulkan bahwa meskipun flu Singapura dan cacar menimbulkan ruam yang serupa, namun penyebabnya berbeda. Flu Singapura disebabkan oleh virus Coxsackievirus, sedangkan cacar memiliki penyebab virus yang berbeda.
Lokasi munculnya ruam dan lenting juga berbeda antara keduanya. Pada flu Singapura, ruam dan lenting cenderung muncul di tangan, kaki, dan mulut dengan jumlah yang lebih sedikit, sementara pada cacar, ruam biasanya menyebar ke seluruh tubuh dengan jumlah lenting yang lebih banyak. Oleh karena itu, penting untuk membedakan gejala keduanya agar penanganan yang tepat dapat diberikan.
Baca Juga: Manfaat Segar Air Kelapa Tak Selalu Universal, Perhatikan Kondisi Ini Sebelum Minum












