MEMO – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memberikan jaminan bahwa Pelabuhan Bakauheni di Lampung telah sepenuhnya siap untuk menghadapi gelombang arus balik Lebaran 2025. “Saya memastikan bahwa seluruh tim di Pelabuhan Bakauheni sedang bekerja keras untuk mempersiapkan segala sesuatunya agar pelayanan menjadi lebih optimal,” tegasnya pada hari Selasa (1/4/2025).
Sebelumnya, Menteri Perhubungan telah melakukan inspeksi langsung terhadap fasilitas dan infrastruktur transportasi di pelabuhan tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan kesiapan pelabuhan, sistem penundaan (delaying system), serta pengaturan alur kendaraan dalam menghadapi potensi kepadatan arus balik Lebaran 2025.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Dudy menjelaskan beberapa langkah strategis yang telah diimplementasikan guna mempersiapkan arus balik di Pelabuhan Bakauheni. Langkah-langkah tersebut meliputi penerapan sistem *clustering*, *delaying system*, serta penyediaan *buffer zone*.
Lebih lanjut, berbagai area parkir, termasuk yang terintegrasi dengan *delaying system*, juga telah disiapkan untuk menghindari penumpukan penumpang yang terlalu lama menunggu di area pelabuhan. “Semua ini adalah langkah-langkah teknis yang kami siapkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Mengenai ketersediaan kapal di Pelabuhan Bakauheni, Menteri Perhubungan memastikan bahwa jumlahnya masih sangat mencukupi untuk mengangkut para pemudik. Setidaknya ada 40 kapal yang dioperasikan di berbagai dermaga, yaitu Wika Beton, Bandar Bakau Jaya, dan Bakauheni.












