Example floating
Example floating
NGANJUK

Memasuki Tahun Ke Dua Di Bulan Suro, Warga RW 02 Jogomerto Konsisten Uri Uri Tradisi Barikan

Mulyadi Memo
×

Memasuki Tahun Ke Dua Di Bulan Suro, Warga RW 02 Jogomerto Konsisten Uri Uri Tradisi Barikan

Sebarkan artikel ini

Acara tersebut berlangsung khusyuk dan terkesan guyub rukun. Pada akhir acara setelah pembacaan doa oleh tokoh agama setempat, para warga mendapatkan berkat ( nasi kenduri ) yang dibagikan secara merata.

” Kegiatan ini memasuki tahun ke dua, semoga bisa langgeng sampai kapanpun. Karena kegiatan ini mengandung nilai sosial tinggi,” terang Ketua RW 02 Desa Jogomerto, Sudarminto.

Baca Juga: Sambut Datangnya Bulan Suci Ramadan, Warga Tirtobinangun Resik Resik Dan Bangun Pagar Makam

Nilai sosial yang dimaksud ditambahkan Sudariyono selaku pamong blok RW 02 yaitu sebagai sarana mempererat tali silahturahmi antar warga dan lingkungan di tingkat RW dan RT.

Baca Juga: Miris !!!, Ibu Hamil Melahirkan Dua Bayi Kembar Di Bak Mobil Pickup

” Tradisi warisan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada generasi melinial agar mengenali kekayaan budaya Adi luhung. Ini bagian dari budaya kearifan lokal yang patut dijaga dan di uri uri,” tutur Sudariyono usai acara.

Baca Juga: Uang Kompensasi Debu Sebulan Ngeblong, Warga Ngepeh Stop Ratusan Armada Pengangkut Hasil Tambang

Hal senada disampaikan pengamat budaya Nganjuk,Aris Trio Efendi menegaskan bahwa istilah Barikan /Baritan berasal dari bahasa Arab yaitu barokah yang berarti berkah.

Sementara dalam kamus bahasa Jawa, ” Barikan” memiliki arti perayaan atau makan bersama di tempat terbuka. Yang pasti tradisi ini dikaitkan dengan menyambut tahun baru Hijriyah atau 1 Suro dalam kalender Jawa.

Dalam tradisi ini masih kata Aris Trio adalah satu kesatuan sudut pandang antara agama dan budaya tak bisa terpisahkan. Artinya memiliki niat dan tujuan yang sama.

” Yaitu berkumpul dan berdoa bersama memohon kepada Allah agar diberikan keselamatan,kesehatan serta dilapangkan rejeki serta keberkahan dalam menjalani hidup sehari hari,” pungkasnya. ( Adi )