
Teresa dari Ávila adalah tokoh terkemuka di Zaman Keemasan Spanyol dan Kontra-Reformasi abad ke-16. Eksplorasinya tentang kehidupan batin dan meditasi mengenai hubungannya dengan Tuhan sempat kontroversial, namun kini telah dianggap sebagai “risalah mendalam tentang spiritualitas” selama berabad-abad, menurut José Calvo, profesor teologi di Universitas Kepausan Salamanca.
Bahkan mantan diktator Spanyol, Jenderal Francisco Franco, diyakini menyimpan relik tangan sang santa di samping tempat tidurnya.
Baca Juga: Viral Pemudik Nyasar ke Sawah Sleman Akibat Navigasi Digital Jalur Alternatif Dihapus
Perdebatan dan Penghormatan: Lebih dari Sekadar Meme
Meskipun jenazah St. Teresa telah memicu berbagai meme daring mengenai sifat mengerikan dari kerumunan di sekitar tengkoraknya yang berusia berabad-abad, para pejabat gereja dan ahli di Alba de Tormes menanggapi hal ini dengan santai.
Mereka menegaskan bahwa pameran jenazah bukanlah hal yang aneh karena umat Katolik telah menghormati orang-orang kudus mereka selama berabad-abad.
Baca Juga: Dari Blitar Berprestasi, Kini Muklisin Buka Babak Baru Kolaborasi di Banyuwangi
“Itu adalah sesuatu yang selalu dilakukan orang ketika mereka berpikir seseorang mungkin adalah orang suci,” kata Cathleen Medwick, penulis buku Teresa dari Ávila, The Progress of a Soul. Ia menambahkan, “Fakta bahwa tubuhnya tidak banyak membusuk juga dianggap sebagai tanda kesuciannya.”
Di Alba de Tormes, beberapa jemaah tampak sangat tersentuh. Pada hari Minggu, sekelompok biarawati dari India terlihat menyeka air mata saat berdiri di samping peti jenazah, memandangi jenazah sang santa di balik kotak kaca.
Gregoria Martín López, 75 tahun, bahkan naik ke bagian gereja yang lebih tinggi di belakang altar, berharap bisa melihat tengkorak mungil sang santa dari atas dengan lebih jelas.
“Bagi saya, orang suci adalah sesuatu yang sangat kuat. Jika mereka menutupnya, saya bisa mengatakan bahwa saya melihatnya,” kata Martín dengan mata berkaca-kaca, meniupkan ciuman ke relik Teresa diiringi alunan musik organ yang memenuhi ruangan.












