
NGawi, Memo.co.id
Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri
Warga Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi geger. Pasalnya ditemukan sesosok mayat laki-laki tergeletak di pinggir Sungai Sertu kawasan hutan milik perhutani.
Mayat laki-laki tanpa identitas itu pertama ditemukan oleh petugas perhutani yang sedang melakukan patroli hutan. Saat ditemukan mayat dalam keadaan membusuk.
Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Mantan Napi Lapas Kelas IIA Kediri Resmi Dilaporkan ke Polda Jatim
Mayat tersebut nyaris telanjanh. Hanya mengenakan celana dalam saja. Tidak ada identitas sama sekali yang ditemukam dalam tunuh mr X tersebut. Dugaan awal dari petugas, mr X hanyut saat mandi di Hulu Sungai.
Petugas yang datang, sempat terkendala medan yang sulit di tengah hutan. Karena harus berjalan kaki dan menyusuri hutan dan sungai.
Untuk memudahkan proses evakuasi pun, terpaksa jasad MR X harus ditenggelamkan terlebih dahulu ke aliran sungai dengan menggunakan rakit dari pohon pisang.
Sesampainya di dataran rendah, baru bisa dievakuasi ke mobil polisi. “Tadi sangat kesulitan. Harua dihanyutkan dulu,” kata Hartono, petugas Perhutani, Sabtu (10/12/2106).
Hartono mengatakan memang harus dihanyutkan terlebih dahulu. Agar bisa diangkat ke daratan.
Sementara Kapolsek Paron, AKP I Wayan Murtika, mengaku terkendala TKP di tengah hutan. “TKP sangat jauh. Anggota sangat kesulitan,” katanya.
Wayan menjelaskan dari olah TKP dugaan awal kemungkinan karena mandi di hulu sungai. Dan posisinya aliran sungai deras kemudian hanyut.
Wayan mengatakan tidak menemukan tanda atau bekas yang mencurigakan pada tubuh korban. “Ada luka, hanya saja seperti benturan keras pada batu,” pungkasnya ( dny )












