“Maka setelah tahun ini (kita perjuangkan) tenaga teknis, tahun depan akan kita kembalikan bagi tenaga guru,” jelas Cabup Kediri nomor urut 02 tersebut.
Mas Dhito menambahkan, dari diskusinya bersama tenaga K2, tenaga honorer yang rata-rata sudah mengabdi sebelum tahun 2005 tersebut sangat menggantungkan harapan kepada pemerintah daerah dan KemenPAN RB.
Disisi lain, dengan nasib honorer K2 saat ini, pihaknya memiliki cara untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Mas Dhito mendorong kepada para tenaga K2 untuk bisa mandiri secara ekonomi.
Mas Dhito mengaku telah menyiapkan program bagi K2 yang ingin mempunyai usaha. Program yang dimaksud adalah pelatihan, pendampingan, bantuan alat, permodalan, hingga monitoring.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan
“(Kita berikan) pelatihan, bantuan alat, pemberian modal dan monitoring sampai mereka mendapatkan omset,” pungkasnya.












