Example floating
Example floating
Tekno Digi

Manfaatkan Chatbot dan Deteksi Penipuan, Transformasi Industri Telekomunikasi

Alfi Fida
×

Manfaatkan Chatbot dan Deteksi Penipuan, Transformasi Industri Telekomunikasi

Sebarkan artikel ini
Manfaatkan Chatbot dan Deteksi Penipuan, Transformasi Industri Telekomunikasi
Manfaatkan Chatbot dan Deteksi Penipuan, Transformasi Industri Telekomunikasi

MEMO

Dalam industri telekomunikasi, adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) membawa sejumlah peluang besar. Namun, bersamaan dengan itu, juga muncul tantangan yang perlu diatasi. Dalam acara Tech and Telco Summit 2024, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menggarisbawahi dampak AI dalam meningkatkan efisiensi layanan pelanggan dan mendeteksi penipuan.

Baca Juga: Indonesia Jangan Ketinggalan! Wapres Gibran Dorong Anak Muda Kuasai AI

Namun, ada juga perhatian tentang integrasi AI dengan infrastruktur yang ada, keamanan data, dan kebutuhan akan kultur perusahaan yang mendukung inovasi.

Rahasia Teknologi AI di Industri Telekomunikasi

Penerapan teknologi kecerdasan buatan secara besar-besaran membawa dampak yang signifikan bagi dunia bisnis. Dalam sebuah acara, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menguraikan bagaimana kehadiran kecerdasan buatan memengaruhi industri telekomunikasi.

Baca Juga: Telkomsel Meloncat Tinggi! Pendapatan Mencapai Rp 57,17 Triliun!

Menurut Menkominfo, ada tiga aspek utama yang dapat dimanfaatkan oleh industri telekomunikasi dari teknologi kecerdasan buatan. Pertama, kecerdasan buatan dapat digunakan untuk mengotomatisasi layanan pelanggan melalui penggunaan chatbot.

Pada tahun 2022, penerapan chatbot telah terbukti mampu mengurangi biaya operasional perusahaan hingga mencapai Rp 11 triliun.

Baca Juga: Prediksi Drastis Ahli, 99,9% Manusia Punah dalam 100 Tahun!

“Selain itu, kecerdasan buatan juga memiliki potensi untuk mendeteksi tindak penipuan dalam industri telekomunikasi. Dan yang ketiga, kecerdasan buatan dapat membantu dalam penghematan penggunaan instrumen telekomunikasi, yang pada gilirannya akan memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan,” jelas Menkominfo dalam acara Tech and Telco Summit 2024, yang diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 5 Maret 2024.

Peran AI dalam Telekomunikasi

Namun, bersama dengan manfaatnya, kehadiran teknologi kecerdasan buatan juga membawa sejumlah tantangan bagi industri telekomunikasi. Menurut Menkominfo, ada empat tantangan utama yang dihadapi oleh industri tersebut.

Pertama adalah kurangnya keterampilan dan sumber daya yang tepat untuk mengadopsi teknologi kecerdasan buatan. Kedua, kesulitan dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan sistem yang telah ada.