MEMO – Pemerintah terus menggencarkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan asupan gizi yang cukup bagi siswa di seluruh Indonesia. Tak hanya memberikan makanan sehat, program ini juga membawa dampak positif lain, salah satunya membantu siswa lebih hemat dan bisa menabung.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming turun langsung untuk memantau kelancaran program MBG di SMA Negeri 10 Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (10/2/2025).
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Tiba sekitar pukul 11.00 WIB, Gibran disambut antusias oleh para siswa yang begitu gembira dengan kehadirannya. Tak hanya sekadar meninjau, Wapres juga turut membagikan paket makan siang gratis kepada para pelajar.
Pada kesempatan ini, siswa mendapatkan menu yang terdiri dari:
Ubi rebus
Pentol (bakso tusuk)
Tumis sawi putih
Buah segar: Semangka & rambutan
Turut mendampingi dalam kunjungan ini, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan Plh Sekretaris Daerah Jawa Timur, Bobby Soemiarsono
Salah satu siswa kelas 11, Faruq, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu, terutama bagi siswa yang memiliki uang saku terbatas.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
“Teman-teman saya ada yang uang jajannya cuma Rp10 ribu, kalau dipakai buat sarapan, siang jadi nggak makan. Nah, dengan adanya makan siang gratis ini, Alhamdulillah bisa makan siang tanpa harus keluar uang, jadi bisa lebih hemat,” kata Faruq dengan penuh rasa syukur.
Berkat MBG, ia dan teman-temannya kini bisa mengalokasikan uang sakunya untuk kebutuhan lain seperti membeli alat tulis, buku, dan perlengkapan sekolah lainnya
Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Surabaya, Teguh Santoso, juga menyambut baik program ini. Menurutnya, para siswa sangat menantikan MBG karena membantu mengurangi pengeluaran harian mereka.
“Antusias siswa luar biasa setiap kali ada program ini. Mereka selalu menunggu-nunggu. Setidaknya, program ini bisa mengurangi biaya makan siang yang harus mereka keluarkan setiap hari,” jelas Teguh.
Selain itu, Teguh menambahkan bahwa program MBG ini memberikan dampak besar bagi siswa yang kurang mampu, termasuk anak yatim piatu.
“Kami punya 92 anak yatim piatu di sekolah ini. Mereka sangat terbantu dengan adanya program makan gratis ini,” ujarnya penuh harap agar program ini bisa terus berlanjut.
Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya memastikan siswa mendapatkan asupan gizi yang cukup, tetapi juga mengurangi beban pengeluaran mereka, memungkinkan mereka lebih hemat dan menabung untuk keperluan lain.












