Example floating
Example floating
Tekno Digi

Langkah Strategis atau Sekedar Wacana? Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

Alfi Fida
×

Langkah Strategis atau Sekedar Wacana? Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

Sebarkan artikel ini
Langkah Strategis atau Sekedar Wacana? Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren
Langkah Strategis atau Sekedar Wacana? Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

MEMO

XL Axiata mengungkap detail pertemuan strategis dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, membahas potensi merger antara XL Axiata dan Smartfren. Berikut adalah rangkuman lengkap dari pertemuan tersebut serta implikasinya terhadap industri telekomunikasi di Indonesia.

Baca Juga: Menkominfo Ungkap Langkah Krusial: PP Tunas Jadi Benteng Anak dari Bahaya Digital

Implikasi Terhadap Industri Telekomunikasi di Indonesia

XL Axiata mengungkap detail pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi pada Jumat (3/5), salah satunya menyoroti perbincangan mengenai kemungkinan penggabungan XL Axiata dan Smartfren.

Sebelumnya, Budi Arie membagikan momen pertemuan tersebut dengan direksi dan komisaris XL Axiata.

Baca Juga: Era Baru Pers Digital! Wamenkominfo Ungkap Pedoman Rahasia, Kolaborasi Adil Siap Terwujud

“Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, didampingi oleh Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo Ismail dan Dirjen PPI Kementerian Kominfo Wayan Toni Supriyanto, menerima pertemuan dengan CEO PT. XL Axiata, Dian Siswarini, beserta rombongan di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Jumat (03/05/2024),” tulis Budi di akun Instagramnya, Jumat (3/5).

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini awalnya menjelaskan maksud kunjungannya ke Kominfo adalah untuk bertemu dan berkenalan dengan Budi Arie.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

“Saya menyertai Pak Vivek Sood dari Axiata Group Berhad untuk bersilaturahmi karena memang sejak Pak Budi menjabat sebagai Menkominfo belum sempat bersilaturahmi dan berkenalan,” ujar Dian di Kantor XL Axiata, Jakarta, Jumat (3/5).

“Apakah kita membicarakan tentang konsolidasi? Pak Vivek mengungkapkan pandangannya bahwa konsolidasi itu akan bermanfaat bagi industri, tetapi untuk saat ini, belum ada kepastian yang bisa disampaikan karena masih dalam tahap wacana,” tambahnya.

Dian juga menyatakan bahwa pihaknya meminta dukungan Budi Arie apabila nantinya benar-benar terjadi penggabungan.

Peran Regulator dalam Mendorong Kolaborasi Swasta dan Pemerintah

Wacana mengenai penggabungan XL Axiata dan Smartfren telah menjadi perbincangan beberapa waktu lalu. Keduanya sedang dalam proses negosiasi untuk menggabungkan kedua operator seluler tersebut menjadi satu perusahaan.

Berdasarkan laporan tahun sebelumnya, pemilik PT XL Axiata dan PT Smartfren Telecom sedang bekerjasama dengan penasehat mereka untuk mempertimbangkan kemungkinan transaksi tersebut.

Laporan terbaru dari Bloomberg mengungkap bahwa Axiata Group Bhd. dan konglomerat PT Sinar Mas Group terus melanjutkan rencana penggabungan operasi telekomunikasi mereka di Indonesia.

Beberapa sumber mengatakan bahwa pemilik PT XL Axiata dan PT Smartfren Telecom sedang dalam pembicaraan mengenai struktur transaksi potensial yang akan membentuk entitas senilai US$3,5 miliar (setara Rp56,69 triliun).

Selain membahas mengenai penggabungan, Dian juga menyebut bahwa pertemuan antara XL Axiata dan Menkominfo membahas beberapa isu lainnya seperti insentif lelang frekuensi 700Mhz dan spektrum lainnya. Dia menyatakan bahwa Budi Arie akan memberikan kabar baik terkait insentif tersebut.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membicarakan strategi menghadapi platform Over The Top (OTT).

“Dikarenakan tidak dapat disangkal bahwa OTT sebenarnya tidak memberikan kontribusi pada perkembangan infrastruktur di Indonesia, tetapi mendapatkan banyak keuntungan dari segi pendapatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dian juga menyebut bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai permasalahan RT/RW Net ilegal yang merugikan penyedia layanan internet (ISP).

Wacana Merger XL Axiata dan Smartfren: Detail Pertemuan dengan Menkominfo

Pertemuan antara XL Axiata dan Menkominfo menyoroti potensi merger antara XL Axiata dan Smartfren sebagai topik utama. Dian Siswarini, CEO XL Axiata, mengungkap bahwa pembicaraan mengenai konsolidasi sedang berlangsung, meskipun belum ada kepastian yang bisa disampaikan karena masih dalam tahap wacana. Hal ini mengindikasikan langkah strategis bagi kedua perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar telekomunikasi yang semakin ketat.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas isu-isu lain seperti insentif lelang frekuensi dan spektrum lainnya, serta strategi menghadapi platform Over The Top (OTT) yang semakin berpengaruh. Dalam konteks ini, dukungan dari pihak regulator, dalam hal ini Menkominfo, menjadi krusial bagi keberhasilan rencana merger serta strategi bisnis kedepannya. Hal ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah dalam mengembangkan industri telekomunikasi di Indonesia.