Beberapa OPD memberikan masukan teknis serta memaparkan kesiapan mereka dalam mengimplementasikan program-program yang nantinya diatur melalui Perda. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Blitar yang semakin maju.
“Semoga dengan Raker ini, seluruh program yang telah dirancang Bupati dan Wakil Bupati dapat berjalan optimal. Kita semua menginginkan Kabupaten Blitar menjadi daerah yang benar-benar berdaya dan berjaya untuk seluruh masyarakat,” imbuhnya.
Baca Juga: Sidak TKP2OM di Blitar Kota, Kapolres Pastikan Keamanan Produk untuk Masyarakat
Raker ini juga menjadi bagian dari mekanisme kontrol dan evaluasi terhadap usulan regulasi daerah, sehingga segala potensi kendala dapat diidentifikasi dan diantisipasi sejak dini. DPRD berharap hasil dari rapat ini dapat segera dirumuskan dalam bentuk finalisasi naskah Ranperda sebelum masuk dalam pembahasan tingkat selanjutnya.
Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci agar setiap Ranperda benar-benar mampu menjawab kebutuhan daerah secara komprehensif dan implementatif.
“Kami ingin memastikan bahwa pembahasan Ranperda berjalan sesuai dengan rencana dan harapan semua pihak. Keterlibatan OPD sangat penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga,” pungkas Nugroho
Dengan adanya sinergi kuat antara DPRD dan OPD, diharapkan Ranperda yang tengah dibahas tidak hanya menjadi regulasi formal, tetapi benar-benar menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.**
Baca Juga: Siap Pimpin PKB Kota Blitar, Totok Beberkan Strategi Menuju 2029












