
Kediri, Memo.co.id
Di aren Festival Kelud 2017, ada kolaborasi para seniman dalam pentas Ketoprak Tobong . Ada dialog dan kisah diantaranya cerita Panji, kisah kerajaan Mataraman hingga Majapahit. Semua dilakonkan para seniman dan akan menjadi hiburan paling inovatif di event bergengsi tersebut.
” Tahun 2017 ini kami akan membuat acara yang lebih semarak dan kolaborasi dengan para seniman dan budayawan baik yang ada di Kabupaten Kediri maupun diluar kabupaten Kediri. Kenapa saya lebih cenderung untuk mengangkat Ketoprak Tobong yang saat ini hampir punah, ” kata Ply Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Ir. Adi Suwigyo.
Baca Juga: Upaya Peningkatan Keselamatan Perka, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar
Selain itu, untuk melestarikan Budaya Bangsa karena didalamnya terdapat nilai – nilai yang disisipkan dalam setiap dialog dan kisah yang dipentaskan, ” Mendengar kata ketoprak, kebanyakan orang akan membayangkan ketoprak humor yang pernah ditayangkan di salah satu televisi swasta. Tak heran, karena itulah ‘ketoprak’ yang masih bertahan menghibur masyarakat Indonesia di era televisi kabel. ” tandasnya.
Ketoprak Tobong, yang menjadi salah satu penunjang memeriahkan Festival Kelud 2017, disampaikan dengan kemasan berbeda dan lebih mengedepankan lawakan(humor). Hingga susah dibedakan mana ketoprak atau pertunjukkan lawak.












