Example floating
Example floating
Infobis

Keputusan Terbaru Menteri ASEAN Bikin Heboh: Gandum Rusia Lewat China!

Alfi Fida
×

Keputusan Terbaru Menteri ASEAN Bikin Heboh: Gandum Rusia Lewat China!

Sebarkan artikel ini
Keputusan Terbaru Menteri ASEAN Bikin Heboh: Gandum Rusia Lewat China!
Keputusan Terbaru Menteri ASEAN Bikin Heboh: Gandum Rusia Lewat China!

MEMO

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengusulkan opsi pengiriman impor gandum dari Rusia melalui China atau India dalam pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN dan Rusia di Semarang. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat pasokan gandum bagi negara-negara ASEAN, dengan mempertimbangkan jalur pengiriman yang lebih efisien.

Baca Juga: JUALAN TERPURUK! China dan India Tinggalkan Batu Bara RI, Industri Tambang Pusing Tujuh Keliling!

Inisiatif Menteri Perdagangan ASEAN untuk Stabilitas Pasokan Gandum

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah mengusulkan kepada anggota negara-negara ASEAN agar mempertimbangkan opsi pengiriman impor gandum dari Rusia melalui jalur China atau India. Usulan ini diajukan oleh Zulkifli saat pertemuan konsultasi Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) dan Rusia yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada hari Senin, tanggal 21 Agustus.

Dalam pernyataannya, Zulkifli menyampaikan, “Kami telah membahas kemungkinan pengiriman melalui India atau China agar lebih praktis.” Hal ini diambil dari laporan Antara.

Baca Juga: Dominasi China di Hilirisasi Tambang RI Menguat: Garap Nikel EV Raksasa, Lirik Proyek Batu Bara Mangkrak!

Ketua Menteri Ekonomi ASEAN tahun 2023 ini menjelaskan bahwa mengimpor gandum dari Rusia melalui India dan China akan lebih efisien. Alasannya adalah karena negara-negara ASEAN tidak menghadapi kendala logistik dalam mendistribusikan impor ke dua negara tersebut.

Kekhawatiran Negara ASEAN Lainnya dan Rencana Kerja Sama ASEAN-Rusia

Zulkifli juga menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu khawatir mengenai potensi hambatan dalam pengiriman impor gandum dari Rusia, karena negara ini memiliki sumber cadangan dari negara-negara lain, seperti Kanada dan Amerika Serikat, yang dapat memenuhi kebutuhan gandum dalam negeri.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif

Meskipun Indonesia merasa cukup percaya diri dalam hal ini, Zulkifli tak bisa mengabaikan kekhawatiran negara-negara ASEAN lainnya, yang masih merasa waspada terhadap kemungkinan terhambatnya pasokan gandum dari Rusia, terutama untuk kawasan Asia Tengah.

Selain itu, dalam pertemuan ini, negara-negara ASEAN dan Rusia juga membahas berbagai topik lainnya, termasuk pelaksanaan kerja sama perdagangan dan investasi antara ASEAN dan Rusia, seperti workshop perdagangan daring ASEAN-Rusia.

Mereka juga mengulas sektor pariwisata, konektivitas melalui penerbangan langsung, serta keamanan digital, terutama dalam hal pembayaran elektronik dan pengembangan animasi kreatif.

Menteri Perdagangan ASEAN Usulkan Opsi Pengiriman Impor Gandum dari Rusia Melalui China dan India

Meskipun Indonesia merasa cukup percaya diri dalam menghadapi potensi hambatan pengiriman impor gandum dari Rusia, Zulkifli mengakui kekhawatiran negara-negara ASEAN lainnya. Dalam konteks ini, pembahasan pasokan pertanian dari Rusia ke negara-negara Asia Tengah menjadi isu krusial.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek kerja sama perdagangan dan investasi antara ASEAN dan Rusia dibahas secara mendalam, termasuk sektor pariwisata, konektivitas melalui penerbangan langsung, serta peningkatan keamanan digital, terutama dalam hal pembayaran elektronik dan industri animasi kreatif.