Kediri, memo.co.id – Geliat dakwah di era digital kian kencang! Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) sukses menggelar Pelatihan Konten Kreatif bagi seluruh Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Kediri pada Rabu (28/5/2025). Berlokasi di aula Kantor Kemenag Kediri, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan peran penyuluh dalam menyebarkan pesan agama di tengah dominasi media sosial.
Kepala Kemenag Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Seksi Bimas Islam. “Pelatihan ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyuluhan keagamaan. Para penyuluh diharapkan mampu membuat konten-konten yang menarik, edukatif, dan menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda yang sangat aktif di media sosial,” tegas Fa’iz. Beliau juga menekankan pentingnya peran penyuluh dalam menyebarkan pesan keagamaan yang menyejukkan, moderat, dan membangun semangat kebersamaan di tengah kemajemukan masyarakat.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya: Arie Sulistiawan, pakar Fotografi & Videografi, dan Fery Sofian Efendi, ahli Konten Kreatif Berbasis AI. Keduanya berbagi pengalaman dan kiat praktis dalam membuat konten dakwah yang komunikatif dan mudah diterima audiens digital. “Menyampaikan dakwah di media sosial menuntut pendekatan yang kreatif. Konten yang disampaikan harus menyentuh hati, sekaligus menyampaikan nilai-nilai kebaikan secara ringan dan menyenangkan,” ujar Fery.
Materi pelatihan meliputi pengenalan dasar-dasar produksi video dakwah, teknik penulisan naskah singkat, pengambilan gambar dengan peralatan sederhana, hingga strategi penyebaran konten melalui berbagai platform digital populer seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.
Dengan bekal ilmu dan praktik dari pelatihan ini, para penyuluh agama Islam di Kabupaten Kediri diharapkan mampu menjadi garda depan dalam menghadirkan konten dakwah yang ramah, kreatif, dan membangun nilai-nilai spiritual masyarakat secara lebih luas. Ini adalah lompatan besar bagi dakwah digital di Kediri, menandai era baru penyampaian pesan agama yang lebih relevan dan menjangkau generasi milenial serta Z.












