Angka-angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas; mereka adalah anak-anak dengan wajah dan mimpi yang kini harus berjuang melawan kelaparan. Mereka adalah potret nyata dari dampak perang yang tak mengenal batas.
Sejak agresi Zionis Israel pada Oktober 2023, korban tewas di Gaza telah mencapai 61.897 orang, dengan mayoritas adalah perempuan dan anak-anak.
Setidaknya 155.660 orang lainnya terluka. Namun, jumlah ini masih belum final, karena banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan, tidak dapat dijangkau oleh tim penyelamat dan ambulans.
Kisah di balik setiap angka adalah cerita duka dan kehilangan. Krisis kelaparan dan malnutrisi adalah tragedi yang seharusnya tidak terjadi di era modern ini.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik












