Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa penyebab pasti dari kecelakaan ini masih menjadi misteri dan belum diungkapkan oleh otoritas Kerajaan Arab Saudi. “Hingga saat ini, kami masih belum dapat menentukan siapa yang bersalah dalam kejadian ini, dan dokumen terkait kecelakaan juga belum bisa diterbitkan,” ungkap Yusron.
Selain enam WNI yang menjadi korban jiwa, Yusron juga menginformasikan bahwa ada tiga Warga Negara Asing (WNA) lainnya yang turut meninggal dunia dalam insiden tersebut. Mereka adalah seorang WN Pakistan yang merupakan kernet bus, serta dua WN Bangladesh yang berada di dalam mobil jip yang terbakar.
Lebih lanjut, Konjen Yusron memastikan bahwa tiga dari 14 korban selamat dari kecelakaan tersebut masih membutuhkan perawatan intensif. Salah satu korban dilaporkan mengalami luka bakar serius hingga patah tulang.
Sementara itu, 11 korban selamat lainnya telah dapat melanjutkan ibadah umrah sesuai dengan rencana di Makkah setelah sebelumnya menyelesaikan agenda umrah mereka di Madinah. “Kami juga terus menjalin komunikasi dengan pihak penyelenggara tur umrah dan muassasah (penyedia layanan umrah) lokal untuk memastikan kondisi rombongan yang melanjutkan program umrah mereka tetap terjaga,” pungkasnya.












