Diyan juga mengingatkan bahwa di Balikpapan setidaknya terdapat empat kawasan yang secara langsung dipengaruhi oleh pasang surut air laut Balikpapan. Kawasan tersebut meliputi Samboja dan sekitarnya, wilayah Balikpapan itu sendiri, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.
Di kawasan pesisir tersebut juga terdapat banyak tambak yang masih aktif. Oleh karena itu, dikhawatirkan budidaya udang, ikan, maupun kepiting di tambak dapat terancam hilang akibat dampak arus laut. Melalui peringatan dini dari BMKG ini, diharapkan warga dapat meningkatkan kesiagaan.
Lebih lanjut, Diyan menyampaikan bahwa untuk tanggal 31 Maret, diprediksi akan terjadi hujan lebat dengan kategori menengah (75-150 mm). Potensi banjir rob juga masih ada, dengan perkiraan ketinggian air laut antara 2,4 hingga 2,9 meter, yang diperkirakan terjadi pada pukul 07.00-09.00 Wita.
“Wilayah yang berpotensi mengalami hujan dan banjir rob beserta dampaknya pada tanggal 31 Maret adalah Samarinda, pesisir Balikpapan, pesisir Bontang, pesisir Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, dan pesisir Berau,” pungkas Diyan.












