Example floating
Example floating
Birokrasi

Jokowi di Tengah Pergulatan Batin Jadi Ketua Umum Partai, Menuju PSI, Meninggalkan PPP

A. Daroini
×

Jokowi di Tengah Pergulatan Batin Jadi Ketua Umum Partai, Menuju PSI, Meninggalkan PPP

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi Mendorong Upaya Hindari Middle Income Trap
Presiden Jokowi Mendorong Upaya Hindari Middle Income Trap

Solo, Memo

Di tengah panasnya bursa calon ketua umum partai politik jelang Pemilu 2029, sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Baca Juga: GEMPAR! Sidang Impor Gula Seret Nama Jokowi, Tom Lembong Ungkap Perintah Langsung Presiden

Saat ditemui di kediamannya di Surakarta , Jokowi secara terang-terangan memberikan sinyal kuat tentang arah politiknya pasca-jabatan presiden: ia lebih condong memilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang kini dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep, ketimbang Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pernyataan ini sontak menjadi sorotan. Sebelumnya, nama Jokowi memang santer disebut-sebut masuk dalam bursa Ketua Umum PPP. Ketua Mahkamah PPP, Ade Irfan Pulungan, membenarkan bahwa wacana tersebut berkembang secara alami di internal partai, mengingat kedekatan PPP dengan Jokowi selama dua periode kepemimpinannya.

Baca Juga: Isu Ijazah Jokowi Kembali Memanas, Andi Widjajanto Beri Klarifikasi Tegas

“Muncul beberapa nama yang sudah beredar, dan juga muncul karena teman-teman PPP itu 10 tahun Pemerintahan Pak Jokowi, banyak lakukan komunikasi, berdialog, diskusi, ya muncul lah nama beliau,” jelas Irfan, menyinggung penghargaan Jokowi terhadap PPP meskipun tidak didukung pada Pilpres 2014.

Namun, Jokowi memiliki pandangan lain. Ia meyakini bahwa PPP memiliki banyak kader internal yang jauh lebih mumpuni. “Enggaklah, saya kira di PPP banyak calon-calon ketua umum yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, punya kompetensi,” ujar Jokowi, seraya menambahkan bahwa “calon yang sudah beredar banyak, banyak sekali.”

Baca Juga: Beathor Suryadi Guncang Publik: Klaim Ijazah Jokowi Dicetak Ulang di Pasar Pramuka Jelang Pilgub DKI 2012

Dari PPP ke PSI: Sebuah Pilihan atau Sinyal Politik?

Keputusan Jokowi untuk menunjuk PSI sebagai preferensinya menimbulkan banyak pertanyaan. “Saya di PSI saja,” ujarnya singkat, namun penuh makna. Meski demikian, Jokowi juga menegaskan bahwa hingga kini ia belum secara resmi mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSI, bahkan belum ada pencalonan dari internal PSI itu sendiri.

“Tidak tahu (mau masuk partai lain atau tidak). Di PSI juga belum dicalonkan,” ucapnya, meninggalkan ruang spekulasi yang luas.

Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman, menanggapi peluang Jokowi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum PSI dengan penuh antusias.

“Kemudian apakah Pak Jokowi akan menjadi calon (Ketua Umum PSI), kita doakan,” kata Andy, seraya mengingatkan bahwa PSI belakangan ini memang sering dikaitkan dengan Jokowi dan dikenal sebagai “partai super terbuka” — sebuah istilah yang pernah dilontarkan Jokowi sendiri.